Tampilkan postingan dengan label Fakultas Ushuluddin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakultas Ushuluddin. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Februari 2020

Adaptasi Ilmu Adab dan Humaniora Era 4.0


IAIN PAREPARE---- Ketua Prodi Sejarah Peradaban Islam Dr. A. Nurkidam mengikuti Seminar dan Workshop Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab dengan tema " Penguatan Kelembagaan Fakultas Adab/Ilmu Humaniora di Era 4.0" di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Kamis sampai Jumat (13-14/2/2020)





Selain seminar, juga diagendakan workshop dengan tema “Revisi Kurikulum Sejarah Islam Menuju Kampus Merdeka”. Kegiatan
ini diselenggarakan Asosiasi Dosen Ilmu Adab (ADIA) dan Asosiasi Program Studi Sejarah
Islam Indonesia (APSSII). Seminar ini dihadiri Dekan Fakultas Adab, Ketua dan Sekretaris Prodi Sejarah Islam dari
beberapa wilayah di Indonesia dengan jumlah peserta sekira 50 orang.





Ilmu Adab dan Humaniora memiliki tantangan  di era 4.0. Tantangan yang dimaksud  terkait positioning dan daya tawar dalam menghadapi tumbuh dan berkembangnya fakultas-fakultas umum yang dianggap lebih menjanjikan bagi karir akademik dan pekerjaan para calon mahasiswa. Selain itu, perkembangan teknologi era industrial 4.0 meniscayakan adanya adaptasi dan perubahan signifikan.









Tujuan pertemuan ini
sebagai penguatan Ilmu Adab dan penguatan 
kurikulum Sejarah Islam.  Kegiatan ini juga bermaksud membangun
distingsi dan karakter keilmuan bidang Islam dan Humaniora yang ada di bawah
Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN), Kementerian Agama. Workshop
dan seminar ini juga
bermanfaat untuk memperluas wawasan dalam rangka pengembangan prodi Sejarah
Kebudayaan  Islam.









Pemateri yang hadir, diantaranya Prof. Dr. Oman
Fathurahman, M.Hum menjelaskan
materi penguatan kelembagaan Fakultas Adab/Ilmu Humaniora, Dekan Fakultas Adab UIN Syarif Hidayatullah Saiful Umam, Ph.D menjelaskan reposisi fakultas
adab/humaniora dan
Prof. Amelia Fauzia, Ph.D Sekretaris
Asosiasi Prodi Sejarah Islam Indonesia membawakan materi pengembangan kurikulum Sejarah Peradaban Islam. "Harapannya
agar Prodi Sejarah Kebudayaan Islam mampu 
menguasai persoalan sejarah Islam 
dan ilmu lainnya," harap Dr. Nurkidam saat dihubungi via WhatsApp. (mif)


Rektor IAIN Parepare: "Mari Kita Berpikir Visioner"


IAIN PAREPARE--- Rektor IAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si secara resmi membuka kegiatan rapat kerja, Kamis (13/2/2020) di J4 Hotel Legian Bali.





Rektor dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal penting terkait pelaksanaan rapat kerja tahun 2020. “Meskipun beberapa sorotan media online menyoroti kegiatan rapat kerja yang dinilai sebagai pemborosan anggaran, namun tetap kita laksanakan. Sebab kalau kita menelusuri PTKIN di Indonesia, maka kitalah orang-orang yang terakhir melakukan kegiatan rapat kerja di luar pulau," ujarnya.









"Pelaksanaannya telah diajukan tahun 2019 melalui rapat kerja dan telah disetujui Kementerian Agama, sehingga kegiatan rapat kerja ini tetap kita laksanakan di Bali ini sesuai dengan perencanaan,” jelasnya.





Lebih lanjut diuraikan pula, “Teman-teman kita ini bekerja tanpa jeda, sehingga perlu juga diapresiasi dalam rapat kerja di luar pulau, saya malah bermimpi suatu saat kita rapat kerja di luar negeri. Kalau tidak terwujud dalam kepemimpinan saya maka diharapkan pada pemimpin mendatang," tambahnya.





Rapat kerja menjadi rapat program kerja lembaga pada setiap tahun. "Saya berharap rapat kerja dijadikan sebagai acuan, menyusun program kerja. Mari kita berpikir visioner dalam menyusun program dengan menghadirkan masa yang akan datang dengan lompatan-lompatan program kegiatan yang relevan dengan masa depan," jelasnya lagi.









"Marilah kita mulai bekerja dengan membiasakan yang benar, dan patuh terhadap regulasi yang tertuang dalam pedoman yang lahir di kampus kita. Perubahan pedoman akan dilakukan apabila dalam pelaksanaannya kita menemukan beberapa hal yang perlu disempurnakan setelah dilakukan evaluasi ," harapnya kepada peserta dalam sambutan pembukaan rapat kerja (nhk/mif).


Rektor IAIN Parepare: "Mari Kita Berpikir Visioner"


IAIN PAREPARE--- Rektor IAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si secara resmi membuka kegiatan rapat kerja, Kamis (13/2/2020) di J4 Hotel Legian Bali. Rektor dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal penting terkait pelaksanaan rapat kerja tahun 2020.









“Meskipun beberapa sorotan media online menyoroti kegiatan rapat kerja yang dinilai sebagai pemborosan anggaran, namun tetap kita laksanakan. Sebab kalau kita menelusuri PTKIN di Indonesia, maka kitalah orang-orang yang terakhir melakukan kegiatan rapat kerja di luar pulau Sulawesi," ujarnya.









"Pelaksanaannya telah diajukan tahun 2019 melalui rapat kerja dan telah disetujui Kementerian Agama, sehingga kegiatan rapat kerja ini tetap kita laksanakan di Bali ini sesuai dengan perencanaan,” jelasnya.









Lebih lanjut diuraikan pula, “Teman-teman kita ini bekerja tanpa jeda, sehingga perlu juga diapresiasi dalam rapat kerja di luar pulau, saya malah bermimpi suatu saat kita rapat kerja di luar negeri. Kalau tidak terwujud dalam kepemimpinan saya maka diharapkan pada pemimpin mendatang," tambahnya.





Rapat kerja menjadi rapat program kerja lembaga pada setiap tahun. "Saya berharap rapat kerja dijadikan sebagai acuan, menyusun program kerja. Mari kita berpikir visioner dalam menyusun program dengan menghadirkan masa yang akan datang dengan lompatan-lompatan program kegiatan yang relevan dengan masa depan," jelasnya lagi.





"Marilah kita mulai bekerja dengan membiasakan yang benar. Mari kita menjalankan regulasi dengan sebaik-baiknya, dan patuh terhadap regulasi yang tertuang dalam pedoman yang lahir di kampus kita. Perubahan pedoman akan dilakukan pada saat sudah dirasakan," harapnya kepada peserta dalam sambutan pembukaan rapat kerja. (Nurhakki/Mif)


Rapat Kerja: “OKEMI, Optimalisasi Kinerja”


IAIN PAREPARE- Rapat
Kerja IAIN Parepare dibuka secara resmi, Kamis (13/2/2020) dengan tema “Optimalisasi
Kinerja Menuju Kampus Eduwisata dan Islam
”. Kegiatan
yang diselenggarakan
di J4 Hotel Jalan
Raya Legian No. 74, Bali dilaksanakan selama empat hari, Kamis-Sabtu, (13-16/2/2020)









Rapat Kerja ini dihadiri Rektor IAIN Parepare Dr Ahmad Sultra Rustan, Wakil
Rektor I, II dan III, Senat, Dekan dan Wakil Dekan, serta pimpinan unit.
Sebelumnya, Rektor dan rombongan dikalungkan bunga sebagai bentuk sambutan
pengunjung yang datang ke Bali. 





Rapat Kerja diawali laporan Ketua Panitia Hj.
Musyarrafah Amin dengan
menyampaikan tema kegiatan rapat kerja. “Jadi
kegiatan kita ini temanya Optimalisasi
Kinerja Menuju Kampus Eduwisata dan Islam
disingkat ‘OKEMI’ sebagai semangat kita merencanakan program kerja mewujudkan IAIN
sebagai kampus eduwisata,”
jelasnya.





Foto: Hj. Musyarrafah Amin (Kabiro AUAK IAIN Parepare)




 Kegiatan ini bertujuan untuk review penyusunan rencana program tahun 2021 dan juga menghadirkan beberapa narasumber antara lain, Rektor IAIN Parepare Dr Ahmad Sultra Rustan, Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Inspektorat Jenderal wilayah IV Kementerian Agama dan Direktoral Jendral Pendidikan Islam.









Selanjutnya, ketua panitia sekaligus Kepala Biro (Kabiro) Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Parepare menyampaikan harapan kepada peserta agar mengikuti kegiatan dengan semangat.





“Saya berharap kita semua semangat melaksanakan kegiatan rapat kerja ini, demi kemajuan lembaga kita dan mewujudkan mimpi-mimpi kita kedepan, sebab kita hadir demi kita dan untuk kita,” urainya menutup laporan ketua panitia.





Peserta rapat kerja juga dihibur oleh tari tradisional Bali saat pembukaan acara. (Nurhakki/mif)