Kamis, 16 Januari 2020

Menata Kinerja Pegawai ASN dengan Menerapkan 8 Area Perubahan Reformasi Birokrasi dalam lingkup IAIN Parepare


Humas IAIN Parepare--Biro
AUAK institut Agama Islam Negeri Parepare Menggelar rapat pembinaan pegawai
ASN. Salah satu yang menjadi pokok pembahasan dalam rapat tersebut adalah
mengenai kinerja pegawai ASN di tahun 2020. Rapat ini dilaksanakan digedung
balai seni dan buda serta dihadiri oleh seluruh pegawai ASN IAIN Parepare,
Kamis (16/01/20).





Rapat yang dibuka langsung oleh kepala Biro AUAK, Hj.
Musyarrafah Amin yang didampingi Kabag AKK Naharuddin, Kabag Keuangan dan
Kepegawaian Muhammad Jafar dan Kabag, Syarifuddin.





Dalam arahannya Musyaraffah Amin mengatakan tujuan dari pembinaan ini agar dapat meningkatkan pemahaman ASN dilingkungan IAIN Parepare tentang tugas dan fungsinya (tusi) masing masing pegawai mengingat akan dilaksanakannya audit kinerja pegawai pada april mendatang.





sesi tanya jawab dengan biro AUAK




Untuk ditahun ini pemeriksaan audit kinerja yang akan
dilakukan oleh irjen hanya pada kinerja pegawai yang berkaitan dengan tugas dan
fungsi (tusi) pegawai ASN ditahun 2019 lalu.





Sehingga Musyarrafah juga mengingatkan untuk mengubah paradigma mereka dalam memahami tugas dan fungsi mereka sebagai ASN karena saat ini penilaian pegawai sudah berbasis kinerja, untuk itu para pegawai dilingkup IAIN Parepare harus meningkatkan disiplin diri dan kinerjanya.” Tegasnya





rapat pembinaan pegawai ASN




Selanjutnya biro AUAK juga menambahkan bahwa ada beberapa
hal yang perlu menjadi perhatian 
mengingat perubahan reformasi birokrasi yang telah dicanangkan oleh
pemerintah termasuk IAIN Parepare  tidak
lepas dari 8 area yaitu mengenai Organisasi, SDM, Tata Laksana, Pengawasan,
peraturan perundang undangan, akuntabilitas, pelayanan public dan mindset dan
culture set aparatur.





Terakhir biro AUAK juga mengajak semua pegawai ASN untuk bias
bekerja secara professional, cerdas, akuntabel dan hati-hati serta dalam
melakukan pelayanan internal , musyarrafah berpesan untuk melakukan pelayanan
dengan cepat, tepat dan akurat serta menerapkan 4 S yaitu, senyum,  salam, sapa, dan santun.


Rabu, 15 Januari 2020

Emak-emak Belajar Berkomunikasi Efektif dengan Anak


Humas IAIN Parepare --- Pengurus Dharma Wanita (DWP) Unit IAIN Kota Parepare peruode 2019-2023 melaksanakan kegiatan bulanan berupa pengajian keluarga di kantor Pengurus DWP, Rabu,15/01/2020. Pengurus DPW bergandengan dengan Pusat Studi Gender dan Anak IAIN Parepare dalam kegiatan tersebut.





Kali ini mereka melakukan pengajian keluarga dengan mengangkat tema yang terkait dengan tugas mereka sebagai ibu rumah tangga. Melalui pengajian ini, emak-emak yang terhimpun dalam keluarga besar Dharma Wanita Persatuan uni IAIN belajar tentang cara berkomunikasi yang efektif dengan anak-anak.









Dosen dan Psikolog IAIN Parepare, A. Tien Asmara Palintan, M. Pd., bertidak sebagai narasumber. Dalam kajiannya, A. Tien Asmara mengetengahkan peran dan urgennya komunikasi dalam keluarga. "Komunikasi itu sangat penting dalam membangun hubungan rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah," paparnya.





"Ruang komunikasi dengan anak itu sangat luas. Karena mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, semuanya mengandung komunikasi. Sementara komunikasi orangtua sangat berperan dan berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak. Oleh karenanya, seorang ibu harus tahu cara berkomunikasi yang baik dan efektif dengan anak," ulas alumni psimologi Universitas Negeri Makassar ini.





"Banyak masalah yang dihadapi seorang anak, justru akibat dari cara berkomunikasi orangtua saat menyampaikan pesan kepada anak. Mungkin saja maksud dan tujuan dari pesannya baik, tapi karena cara menyampaikannya tidak tepat atau salah maka dampaknya berbeda dan tidak sesuai dengan harapan orangtua".





Misalnya, papar Dosen PIAUD Fakultas Tarbiyah ini melanjutkan, kata-kata larangan seperti “tidak” atau “jangan”. Kebanyakan anak tidak terima dan tidak suka dengan kata-kata larangan tersebut. Semakin mereka dilarang semakin menunjukkan sikap berlawanan dan cenderung melakukan apa yang dilarang kepada mereka.





"Bahkan akibatnya bisa fatal karena mereka dapat meniru kembali cara kita menolak permintaannya. Bahkan, anak yang sering menerima kata larangan memiliki kemampuan bahasa yang kurang dibandingkan anak lain yang sering menerima kalimat positif. Oleh karenanya, baiknya ganti kata larangan dengan dengan kata mengajak, atau kalimat introgatif dengan kalimat observatif," tegasnya.





Kegiatan pengajian keluarga ini dipandu oleh Fauziah Jahrawati dan dihadiri langsung Ketua Pengurus Dharma Wanita Persatuan Unit IAIN Kota Parepare, Mulyani Ahmad, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak, Hj. Hasnani dan sejumlah anggota DWP lainnya.


Senin, 13 Januari 2020

Tim Itjen Kemenag RI Puji Kampus IAIN Parepare


Humas IAIN Parepare --- Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI melakukan Pendampingan dan Sosialisasi Audit Kinerja di IAIN Parepare. Kedatangan tim ini disambut dan didampingi langsung oleh Kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin. Kegiatan pendampingan dan sosialisasi ini berlangsung di gedung Perpustakaan dan dibuka oleh Rektor, Ahmad S. Rustan, Selasa, 14/01/2020.









Tim Inspektorat Jenderal yang datang berjumlah 4 orang yang terdiri dari Sugiyanto (pengendali teknis), Yulianti Rini Fadillah (ketua tim), Tri Budi Santoso (anggota), dan Diana Fitri Dahli (anggota). Kedatangan bertujuan memberikan pendampingan satuan kerja untuk persiapan audit kinerja pada IAIN Parepare tahun anggaran 2019/2020. Rencananya audit kinerja akan berlangsung pada bulan April 2020 yang akan datang.





Saat memberikan prolog materinya, Sugiyanto selaku pengendali teknis tim memberikan pujian terhadap bangunan gedung kampus IAIN Parepare. Menurutnya, bangunan kampus ini terbilang mewah dibanding kampus PTKIN lainnya di Indonesia. "Kami sudah keliling dan mendatangi kampus seluruh PTKIN dan IAIN Parepare termasuk kampus memiliki kampus yang cukup megah" pujinya.





Sementara Rektor, Ahmad S. Rustan dalam sambutan menyatakan momentum kedatangan tim dari Itjen Kemenag RI merupakan hari kasih sayang. "Kedatangan mereka di kampus adalah pertanda jika negara masih menyayangi kita. Negara mengutus mereka untuk memberikan pendampingan dan sosialisasi tentang penggunaan dan pelaporan anggaran. Agar kita tidak terjebak penggunaan anggaran yang menyimpang dan bisa mengakibatkan kita masuk penjara" kata Ahmad S. Rustan.





Kegiatan pendampingan dan sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh pejabat pengguna anggaran dalam lingkup IAIN Parepare. Rektor berharap kedatangan tim inspektorat ini dimanfaatkan secara maksimal peserta untuk mendalami masalah penggunaan dan laporan anggaran kegiatan. "Silahkan bapak/ibu menanyakan secara detail dan mendalam, agar kita menjadi yang terbaik dalam membuat LPJ kegiatan," papar Rektor.





Usai presentasi materi sosialisasi dari tim inspektorat, Kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin menegaskan kepada peserta agar materi yang diperoleh memberi manfaat dan dapat diimplementasikan secara nyata dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran. "Harapan Rektor agar kita tidak terjebak dalam penyimpangan benar-benar terwujud. Mudah-mudahan kegiatan kita hari ini bernilai ibadah disisi Allah Swt," demikian ucapan Hj. Musyarrafah sambil menutup acara.


Kamis, 02 Januari 2020

Puncak Perayaan HAB ke- 74, Rektor Beri Apresiasi kepada Purna Bakti dan Cleaning Service


Humas IAIN Parepare --- Puncak perayaan Hari Amal Bakti yang ke- 74 Kementerian Agama RI di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare berlangsung hari ini, Jumat, 3/01/2019. Ada 2 rangkaian kegiatan, yaitu pelaksanaan upacara bendera dan ramah tamah dengan seluruh sivitas dan warga kampus IAIN Parepare.





Secara umum, kedua acara ini berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan. Pelaksanaan upacara bendera yang dimulai tepat pukul 07.30 wita dihadiri oleh seluruh dosen, pegawai dan juga mahasiswa dari perwakilan organisasi mahasiswa.









Dalam upacara tersebut, Rektor menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya dan SK Kenaikan Pangkat kepada sejumlah dosen dan pegawai. Diantaranya, H. Sudirman L., (20 tahun), Muchtar Mas'ud (10 tahun), Hilmiah (10 tahun), Muh. Ishaq (10 tahun), dan Suherman (10 tahun)). Penerima SK Kenaikan adalah M.Nasri H.,(IVc), Rusdaya Basri (IVb), Rahmawati (IVa), Rahman Ambo Masse (IVa), A. Tanri Padang (IIId), dan Suherman (IIId).





Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan acara ramah tamah di gedung Serba Guna. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa HAB ini adalah hari suka cita bagi seluruh pegawai Kementerian Agama RI termasuk Sivitas kampus. "Mari kita merasakan suka cita atas hari jadi Kemenag. Dan untuk itu, kami ucapkan selamat kepada kita semua," kata Rektor.





Pada acara ramah tamah ini, Rektor IAIN Parepare, Ahmad S. Rustan berkesempatan memberikan ucapan penghargaan dan terima kasih serta memberikan bingkisan kepada sejumlah purna bakti mau pun suami/istri pegawai yang telah meninggal dunia. Selain itu, Rektor juga memberi apresiasi khusus kepada Syarifuddin (Podding), salah satu tenaga cleaning service yang dianggap loyal dan berdedikasi dalam tugasnya.





Pada akhir acara, pemandu acara mengumumkan pemenang lomba-lomba. Ada pun pemenang lomba sebagai berikut :
I. Lomba kebersihan
a. Juara 1 : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
b. Juara 2 : Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam
c. Juara 3 : LP2M





II. Lomba Senam Sehat
a. Juara 1 : Fakultas Tarbiyah
b. Juara 2 : LP2M/LPM
c. Juara 3 : Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam





III. Lomba Pengucap Budaya Kerja Kemenag
a. Juara 1 : Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam
b. Juara 2 : Rektorat
c. Juara 3 : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah





IV. Lomba Kulinier
a. Juara 1 : Fakultas Tarbiyah
b. Juara 2 : Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam
c. Juara 3 : Bagian Akademik





Hj. Musyarrafah Amin selaku tim juri lomba mengatakan bahwa penilaian lomba dilakukan secara objektif. "Kami sudah memilih yang terbaik atas dasar objektifitas", tegasnya.


Rabu, 01 Januari 2020

Semarakkan HAB ke- 74 Kementerian Agama RI dengan Perlombaan


Humas IAIN Parepare --- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare sebagai salah satu Satuan Kerja Kementerian Agama RI menyemarakkan Hari Amal Bakti (HAB) ke- 74 Kemenag RI dengan menyelenggarakan perlombaan antar unit dalam lingkup IAIN Parepare.









Menurut Iskandar selaku Sekretaris Panitia, ada empat perlombaan yang diselenggarakan, yaitu 1) Lomba pembacaan budaya kerja Kemenag RI, 2) Lomba kulinier, 3) Lomba kebersihan kantor dan 4) Lomba senam sehat. "Perlombaan ini melibatkan semua unit kerja dalam lingkup IAIN Parepare, yang terdiri dari Fakultas-fakultas, Pascasarjana, Lembaga-lembaga, UPT, Rektorat, Bagian Akademik, dll." kata Iskandar.





Perlombaan tersebut berlansung selama 2 hari, yaitu tanggal 31 Desember 2019 dan 2 Januari 2020. Pada hari pertama, berlangsung penilaian kebersihan kantor pada setiap unit. Tim penilai kebersihan kantor beranggotakan 3 orang, yaitu H. Sudirman L. (Wakil Rektor Bidang AUPK), Hj. Musyarrafah Amin (Kepala Biro AUAK), dan Hj. Rusdaya Basri (Dekan Fakshi/Ketua Panitia HAB).





Hari kedua, berlangsung lomba kulinier dan lomba senam sehat. Lomba kulinier ini berlangsung menarik karena pesertanya laki-laki (3 orang). Mereka memasak dilokasi lomba dan menyajikan makanannya secara langsung. Menu masakan lomba adalah barobbo.





Tim penilai lomba kulinier terdiri dari H. Muhammad Saleh (Wakil Rektor KK), Sitti Muliyani Ahmad (Ketua DPW IAIN Parepare) dan Hj. Rusdaya Basri (Dekan Fakshi / Ketua Panitia HAB). Rektor IAIN Parepare, Ahmad S. Rustan, Wakil Rektor AUPK, H. Sudirman, dan Kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin turut mencicipi masakan barobbo yang disajikan peserta.





Ba'da shalat dhuhur, lomba senam sehat dimulai. Tim juri dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Parepare, Wakil Rektor AUPK, Wakil Rektor KK dan Kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin. Puncak acara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 Kemenag RI berlangsung pada tanggal 3 Januari 2020 dengan mengadakan upacara bendera di halaman kantor Zona Akreditasi.


Dosen IAIN Parepare Peroleh Penghargaan Peserta Terbaik Diklatsar CPNS Kemenag RI


Humas IAIN Parepare --- Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKLATSAR) CPNS Golongan III Kementerian Agama Se-Wilayah Kerja Balai Diklat Keagamaan Makassar Tahun 2019 resmi ditutup melalui acara Pelepasan dan Penyerahan Sertifikat Latsar CPNS Kemenag RI di Hotel Claro Makassar, 30/12/2019.









Kegiatan Diklatsar CPNS Golongan III Kementerian Agama Se-Wilayah Kerja Balai Diklat Keagamaan Makassar Tahun 2019 berlangsung selama 4 bulan (Agustus-Desember 2019). Diklatsar ini diikuti sebanyak 1.210 orang CPNS dari sejumlah satuan kerja Kementerian Agama di wiliyah Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat termasuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).





Hj. Musyarrafah Amin selaku Kepala Biro AUAK IAIN Parepare turut hadir dalam acara tersebut bersama sejumlah perwakilan dari satuan kerja dalam lingkup Kementerian Agama RI. Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Kepala Puslatbang KMP LAN Makassar, Andi Taufik dan didampingi Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar, Hj. Juhra.





Dalam acara pelepasan dan penyerahaan sertifikat Diklatsar ini, juga diumumkan peserta terbaik 1, 2, dan 3 dari setiap angkatan. Ada 2 dosen IAIN Parepare yang berhasil menjadi peserta terbaik dan berhak memperoleh penghargaan dari Balai Diklat Keagamaan Kemenag Makassar sebagai penyelenggara diklat.





Kedua dosen tersebut adalah, Abd. Karim Faiz dari Fakultas Syariah dan Hukum Islam (Fakshi) dan Muh. Taufiq Syam dari Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD). Keduanya berhasil meraih juara II dan III pada angkatan XXI. Abd. Karim Faiz membuat program aktulisasi yang dinamakan OKE KUAT (Optimalisasi Kemampuan Mengukur Kalibrasi Akurasi Arah Kiblat). Sementara Muh. Taufiq Syam membuat program aktualisasi yang berjudul SUBSCRIBE (Sukses Berkreasi Cerdas di YouTube).





Muh. Taufiq Syam yang dikonfirmasi melalui telpon seluler menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterimanya sebagai peserta terbaik. Untuk itu, Taufiq berterima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport dan membantunya. Khususnya kepada Rektor IAIN Parepare dan terutama kepada Kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin yang bertindak sebagai mentor selama Diklatsar.





Taufiq kemudian menambahkan, “Diklatsar CPNS yang telah kami jalani bukanlah akhir dari sebuah proses, akan tetapi merupakan tahap awal dari sebuah pengabdian yang akan dijalankan sebagai seorang aparatur sipil negara, yang senantiasa bertanggung jawab dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diwujudkan dalam lima prinsip budaya kerja Kementerian Agama Republik Indonesia," tambahnya.